Pertemuan Lingkungan Santo Paulus

Hari Selasa 25 Januari 2011, lingkungan Santo Paulus mengadakan pertemuan di Ruang Doa Gereja Hati Kudus Yesus Tasikmalaya dengan tema “Kita Harus Hidup Sesuai Dengan Perintah Allah” dengan dibimbing Romo Maman. Tujuan dari pertemuan ini peserta diajak untuk lebih mengenal Kitab Suci dan berupaya untuk menjalankan ajaran Kristus yang tertulis dalam Kitab Suci.

Pertemuan dimulai dengan pengantar dan penjelasan singkat mengenai maksud dan tujuan mengenai tema di atas, setelah doa pembukaan peserta diajak bermain Game puzzle.

Setiap peserta dalam posisi “lingkaran besar” masing – masing secara acak diberi satu buah kartu, setelah semua mendapatkan kartu, peserta diminta untuk menggabungkan dan menyusun sebuah gambar yang terdiri dari enam potongan kartu dengan cara mencari pasangan yang cocok dengan kartu  peserta lain, dan bila gambar sudah terbentuk itulah nantinya menjadi kelompok mereka.

 

Sesi berikutnya masing – masing kelompok diminta merangkai kata – kata yang ada dibalik gambar tersebut menjadi suatu perintah, perintah tersebut adalah mencari surat yang ada dalam Kitab Suci yaitu 2 Yohanes 1:1 – 13,  Satu kelompok satu perikop.

Dari game ini banyak hal yang kita petik untuk kita renungkan

  1. Dalam hidup kita pasti memerlukan orang lain, kita tidak dapat berjalan sendiri – sendiri. Dengan berjalan bersama maka hal sulit sekalipun pasti dapat dengan mudah kita lalui.
  2. Dengan media sederhana pun kita bisa belajar sesuatu, sebagaimana Kristus pun mengajarkan kita dengan kesederhanaan.
  3. Jika kita dapat berkomunikasi dan berkomunitas  maka pasti akan menghasilkan sesuatu yang berarti.
  4. Untuk membuat kita menjadi bisa, kita harus banyak belajar dari kemauan sendiri ataupun diarahkan orang lain mulai dari saat ini. Termasuk untuk bisa membaca dan merenungkan Kitab Suci.

 

Puncak dari pertemuan ini Romo Maman mengajarkan bagaimana sikap dan perbuatan kita untuk hidup sesuai dengan Perintah Allah.

Romo Maman mengajukan pertanyaan, “ bagaimanakah sikap dan perbuatan kita dalam menjalankan hidup sesuai perintah Allah?”

Setelah mendengar jawaban dari  masing – masing kelompok, dengan logatnya yang khas, Romo Maman  mengatakan “gampangna mah pokok na mengikuti 10 Perintah Allah wae, tapi masalahna ararapal henteu eusina teh naon bae… he..he.he..” umat pun tersenyum.

Dalam mengikuti perintah Kristus kita harus bisa merasakan dan memerankan pribadi Kristus sendiri, bila kita disakiti kita harus membayangkan berbuat apakah Kristus ketika Ia disakiti?

Bila kita dihina bagaimanakan Kristus bertindak saat diriNya dihina?

Saat Kristus dicerca apakah dia membalas dengan cercaan?

Dan masih banyak lagi teladan Kristus yang patut kita renungkan bersama.

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s