PEMBEKALAN BULAN KITAB SUCI 2011

Tema “Menjadi Umat Basis Yang Dinamis”

Tasikmalaya, Kamis 11 Agustus 2011, Pukul 19.00 WIB.

Selama Bulan Kitab Suci Nasional September 2011, menurut kutipan yang diambil dari bahan Bulan Kitab Suci Nasional September 2011 yang diterbitkan Komisi Kerasulan Kitab Suci (K3S) Keuskupan Bandung,  umat Katolik Keuskupan Bandung akan mencoba mewujudkan Komunitas Basis, yang menurut dokumen Gereja ditetapkan empat ciri Komunitas Basis:

  1. Persekutuan yang berdekatan dan jumlahnya relatif kecil atau persekutuan orang yang memiliki kepentingan bersama.
  2. Membaca dan sharing Kitab Suci.
  3. Melakukan tindakan nyata untuk peduli terhadap persoalan masyarakat atau dunia.
  4. Memiliki jalinan dengan Gereja Universal.

Selama September 2011, butir yang kedua yaitu “Persekutuan orang – orang yang beriman kepada Kristus, yang senantiasa membaca dan melaksanakan sharing Kitab Suci” akan dikonkretkan. Umat Katolik Keuskupan Bandung diajak menghayati hidup sebagai umat Allah dalam kelompok – kelompok kecil yang mendasarkan Imannya dalam terang cahaya Kitab Suci. Selama empat pekan, Umat diajak mengentalkan identitas mereka sebagai komunitas basis dengan merenungkan empat hal yang menjadi unsur – unsur pembangunan jemaat sebagai komunitas basis yang dinamis.  Keempat butir permenungan tersebut adalah:

  1. Iklim di dalam jemaat, setiap anggota memiliki peranan penting.
  2. Kepemimpinan: ikut serta melayani dengan penuh semangat.
  3. Pola interaksi: anggota persekutuan jemaat yang saling memperhatikan.
  4. Tujuan: pencapaian yang menarik.

Di dalam pembangunan jemaat, keempat unsur ini saling terkait satu dengan yang lainnya dalam membentuk identitas sebagai komunitas basis yang dinamis, dan dalam pertemuan pembekalan bulan Kitab Suci juga muncul usulan – usulan yang dinamis untuk mengisi momentum ini dengan kegiatan yang lebih menyemangati dan semarak.

Diantaranya bagaimana jika ditiap – tiap lingkungan selain pertemuan seminggu sekali, juga ada safari bulan Kitab Suci yang secara bergilir dalam tiap harinya dimasing – masing keluarga membahas dan sharing Kitab Suci, jika ada kesulitan dan hambatan didalam menjalankannya bisa didampingi dan dibantu oleh fasilitator yang bersedia dalam kesehariannya untuk memberikan bimbingan.

Dan nanti ketika di Minggu keempat dalam bulan September 2011, akan diadakan semacam mimbar renungan yang dari masing – masing Lingkungan diwilayah Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya tampil satu orang untuk membawakan renungan singkat yang durasinya maksimal 5 menit. Dan sebelumnya juga masing – masing Lingkungan secara bersamaan berkumpul di Gereja membahas pertemuan terakhir dari topik Bulan Kitab Suci Nasional September 2011.

Tujuan dari diadakannya mimbar renungan ini, untuk menumbuhkan bibit – bibit baru dalam pewartaan Sabda Tuhan dengan berani tampil dan menangkap pribadi – pribadi yang memiliki karunia untuk itu. Setidak – tidaknya di masing – masing Lingkungan semakin bermunculan para pelayan yang terpanggil untuk semakin menggali Kitab Suci dan menularkan Sabda Tuhan kepada warga umat Katolik yang lainnya, dan inilah terobosan dari upaya semakin menggiatkan umat Katolik membaca Kitab Suci. Sehingga dengan demikian semakin bertumbuh umat basis yang dewasa, beriman dan mampu semakin mengamalkan keutamaan – keutamaan Injil.

“Menjadi pembawa renungan tidak bisa instan dan mudah begitu saja untuk mengungkapkan Iman suka duka kehidupan tetapi juga perlu latihan yang terus – menerus”, demikian kata Pastor Chris yang memberikan catatan bagi pembekalan Bulan Kitab Suci Nasional September 2011.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s