PEMBEKALAN CALON PRODIAKON

Gereja Katolik Tasikmalaya, Menjadi pertemuan yang kelima dari rangkaian upaya menanamkan pemahaman dan tanggungjawab bagi para petugas yang terpilih untuk berkarya sebagai Prodiakon, dan pembekalan hal seperti ini sudah dimulai secara bertahap sejak Sabtu, 17 September 2011 yang merupakan pertemuan pertama pembekalan para calon prodiakon untuk mempersiapkan pengetahuan dasar mental iman rohani Katolik.

Dan Kamis malam 13 Oktober 2011 dengan dibimbing langsung oleh Romo Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya, Romo Yohanes A Cruce Christiono Hartanto, Pr untuk menyampaikan langsung :

- Pengetahuan praktis Liturgi yang berkaitan dengan tugas pelayanan Prodiakon,

-  Busana dan warna Liturgi,

- Hal – hal yang harus diperhatikan dan menjadi penting dalam persiapan didalam perayaan Ekaristi misalnya saja mengenal dan cara penggunaan peralatan Liturgi, kapan sebaiknya Prodiakon naik keatas panti Imam untuk membantu penerimaan komuni,

- Penjelasan yang berkaitan dalam pelayanan mengirim Komuni kepada orang sakit,

- Penjelasan yang berkaitan dalam kalender liturgi termasuk masa – masa khusus yang harus dipahami dan dimengerti oleh setiap Prodiakon yang nantinya akan bertugas.

- Dan tak lupa pula segala peralatan Liturgi, pakaian untuk Imam, diperlihatkan satu persatu dan pakaian untuk Prodiakon yang baru baik model dan warnanya mulai dicoba dikenakan,

- Dan juga dipraktekkan cara membawa Sibori, tempat menaruh komuni atau Hosti Suci yang biasanya telah disiapkan di altar, tabernakel, atau di sakristi dengan praktek langsung cara membagikan komuni yang tentunya hostinya menggunakan yang belum diberkati sebagai bahan ujicobanya.

Hal ini membawa rasa gembira bagi setiap calon Prodiakon yang menjadi semakin mantap melangkah ke jenjang penugasan yang sudah menanti.

Hadir juga Romo Hermanus Sudarman Pr, dan Frater Adi dari Seminari Tinggi Fermentum, Bandung yang sedang menjalani tahun Pastoral di Paroki Tasikmalaya, dan beberapa ibu – ibu yang bertugas mempersiapkan makan minum, pakaian, perlengkapan para Prodiakon dan bidang Liturgi.

Sebelum masuk kedalam acara pertemuan, setiap orang bagi calon Prodiakon sudah diukur satu per satu oleh penjahit yang sengaja datang mengukur semua orang, agar ukuran terasa pas dan terasa nyaman ketika dikenakan pakaian nantinya.

Dan masing – masing harus mau mengisi formulir sebagai tanda dan simbol “ikatan kontrak” yang tidak dibayar dan diasuransikan untuk bersedia menerima tugas sebagai seorang Prodiakon yang sudah dipilih dari sekian banyak umat Katolik yang ada di Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya.

“Bersedia menerima kesempatan dan panggilan Tuhan dalam tugas pelayanan Prodiakon Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya. Dengan bimbingan rahmat Tuhan, saya berjanji untuk menjalankan kesempatan pelayanan ini dengan penuh cinta dan setia dalam kerjasama dengan Pastor Paroki dan seluruh umat, demikian pernyataan kesediaan saya”………….

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s