Masih dalam suasana diawal tahun 2012 belum genap ada seminggu, Rabu 4 Januari 2012 menjadi hari yang baik adanya bagi kelompok kategorial komunitas PDPKK untuk mengawali dengan Misa Syukur Awal Tahun PDPKK, dan sejak Pukul 18.00 WIB diawali dengan Puji – Pujian beberapa lagu yang dipersembahkan tim pujian PDPKK, tarian, sambutan dari Ketua Pelaksana DPP bapak Chandra dan diteruskan dengan Misa yang dipimpin Romo Paroki, Romo Yohanes A Cruce Christiono Hartanto, Pr.

Mengajak segenap umat Katolik yang hadir, untuk semakin merenungkan makna apa yang mau dilakukan untuk mengisi waktu – waktu hidup di tahun 2012 jika seandainya saja tahun 2012 dan ada saja yang meninggal di tahun 2012.
Andai saja waktu akhir hidup anda sudah diketahui akan berakhir di tahun 2012, lalu mau apa yang bisa dilakukan?
Apa yang mau dilakukan sebagai seorang suami?
Apa yang mau dilakukan sebagai istri?
Apa yang mau dilakukan sebagai seorang pengurus Gereja?
Apa yang mau dilakukan sebagai seorang pengurus Lingkungan, komunitas?
Apakah itu semua bisa menggetarkan hati, jiwa, hidup anda andai kata jika 2012 menjadi akhir waktu hidup anda?
Bila jawabannya dengan semakin rajin berdoa, berbuat amal kebaikkan dan berkarya dengan sungguh – sungguh sebagai pengurus Gereja, Lingkungan, Kelompok Kategorial, maka rasa – rasanya tidaklah harus menunggu waktu di akhir – akhir sisa hidup anda!
Misa syukur awal tahun, pada Rabu 4 Januari 2012 sore itu dihadiri juga dari umat Stasi Ciamis, Stasi Banjar, Stasi Ciawi dan Paroki Tasikmalaya sendiri dan menjadi ungkapan bukti dukungan dan penerimaan umat Katolik Tasikmalaya akan keberadaan komunitas kelompok kategorial PDPKK yang sudah berjalan selama beberapa periode pergantian kepengurusan.
Dengan bertumbuhnya kelompok persekutuan doa pembaharuan karismatik Katolik yang berada dibawah Keuskupan Bandung didorong untuk semakin mengajak dan menghasilkan banyak pertobatan dan membawa jiwa – jiwa kepada Kristus sendiri.
Bagaimana dasar yang pokok dari 10 perintah Allah mewarnai kehidupan banyak orang beriman, dan yang kedua terutama bagaimana hukum Cinta Kasih menjadi hukum bagi orang – orang Kristiani yang sudah disempurnakan oleh Yesus Kristus sendiri!
Semoga dari ungkapan syukur ini, menjadi karya – karya kebaikkan bukan saja untuk pribadi tetapi bagi banyak orang lain, terutama bagi keluarga sebab dari keluargalah untuk pertama kalinya perjumpamaan dengan Tuhan melalui istri, suami, anak – anak membawa pada penghayatan dan pertumbuhan iman yang semakin dewasa.
Kemudian usai Misa, sekitar pukul 19.50 WIB dilanjutkan dengan ramah tamah dan santap malam bersama diaula dalam Gereja Paroki Tasikmalaya.
This slideshow requires JavaScript.