PENUTUPAN BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2012

Sebagaimana sudah menjadi agenda tahunan liturgi Gereja Katolik Indonesia, yang menetapkan setiap bulan September merupakan bulan Kitab Suci Nasional, dan sudah satu bulan lamanya khususnya warga Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya menjalani bulan Kitab Suci, dengan mendalami, merenungkan Kitab Suci yang diadakan ditiap – tiap lingkungan, keluarga, Stasi dan Paroki sendiri.

Tahun ini sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Keuskupan Bandung, menggunakan metode Lectio Divina yakni mendalami Kitab Suci sebagai Sabda Allah dalam suasana berdoa.

Hari Minggu 30 September 2012, Pukul 18.00 WIB menjadi momen acara ditetapkannya bersama untuk menutup rangkaian kegiatan pendalaman Kitab Suci, yang dalam hal ini cangkupannya bagi seluruh lingkungan – lingkungan yang ada di wilayah Paroki Tasikmalaya dan berkumpul bersama untuk mengevalusi dan sedikit mensharingkan kembali tentang dinamika kegiatan yang sudah dilakukan.

Menjadi tantangan yang dikemukakan oleh Romo Paroki, Romo Yohanes A Cruce Christiono Hartanto, Pr bagaimana setelah bulan Kitab Suci ini lantas Kitab Suci tidak ditutup begitu saja dan dibuka lagi pada tahun depan.

Bagaimana jika ada terbentuk kelompok – kelompok pendalaman Kitab Suci.

Boleh masing – masing kelompok dengan terdiri dari 3 sampai 5 orang berkumpul mendalami dan merenungkan Kitab Suci yang nantinya bisa menjadi karya nyata.

Kelompok tidak harus berjumlah banyak, karena apa? Sebab biasanya akan menjadi repot sendiri jika jumlah anggota kelompok sudah menjadi besar.

Bisa kelompok terdiri dari antar teman yang sehati, teman akrab, teman dekat atau bisa lintas lingkungan bahkan lintas Paroki.

Sebab dengan begitu dimana ada kelompok – kelompok pendalaman Kitab Suci, maka Gereja bisa semakin berkembang maju.

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada 8 lingkungan dalam wilayah Paroki Tasikmalaya yang hadir malam itu dan diawali dengan santap malam dan diskusi kelompok dengan diberikan 3 pertanyaan yang nanti jawabannya diungkapkan didepan seluruh warga lingkungan yang sudah hadir kurang lebih 120 orang malam itu.

Semoga semangat mengimani Sabda Tuhan bisa diintegrasikan kedalam kehidupan nyata keseharian sehingga ibarat benih yang dapat tertanam dalam tanah yang baik, dan menghasilkan buah – buah yang baik pula.

Semoga.

This slideshow requires JavaScript.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s